Perusahaan Retail Siap Investasi di Surabaya

353

(bisnissurabaya.com) – Festival belanja datang lagi. Bulan Mei selalu jadi pekan yang ditunggu para penggila belanja. Bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kota Pahlawan serta gelaran Surabaya Shopping Festival (SSF). SSF 2017 merupakan kelanjutan dari program sebelumnya, pengunjung bisa mendapat diskon riil hingga 70 persen di 13 mall di Surabaya. Terlebih tahun ini, Mei-Juni memasuki event libur sekolah dan lebaran. Dipastikan perputaran angka transaksi merangkak naik dibanding tahun sebelumnya.

Ketua DPD Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur (Jatim), Sutandi Purnomosidi, berharap 2017 ini bisa lebih baik, karena ada dua momentum sekaligus. “Orang sudah mengantisipasi Mei ini. Bertepatan hari jadi Surabaya, identik pesta diskon,” kata Direktur PT Pakuwon Jati, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu.

Diskon luar biasa SSF menjadi motivasi menggerakkan perekonomian di Surabaya. Target diharapkan lebih dari 25-30 persen. “Total transaksi tahun lalu mencapai hampir Rp 2 triliun, dalam periode ini kita harapkan mencapai Rp 2,5 triliun,” tambah Sutandi.

Meski SSF berlokasi di Surabaya, Ketua DPD APPBI Jatim ini optimis bisa menjaring pengunjung dari Indonesia Timur. Karena Surabaya dikenal sebagai penghubung antara Indonesia Timur dan Indonesia Barat. Sementara itu, dilihat dari perkembangan berkala, pasar retail seperti groseries layaknya Hypermart dan sejenisnya mengalami pertumbuhan signifikan hampir dobel digit.

Sedangkan fashion diprediksi terus mengalami peningkatan, dengan hadirnya brand-brand asing yang mendominasi etalase mall Surabaya. Sebut saja Zara di Pakuwon Mall merupakan outlet terbesar di Asia dengan luas 3000 m2. Disusul brand bonafid lain di antaranya S & M dan Bershka.

Uniqlo, Sephora, LC, Waikiki (brand dari Turki) bakal menjadi new comer bagi penggila fashion di kota Pahlawan pada pertengahan 2017 ini. Dalam satu mall, komposisi fashion bisa mencapai 60-70 persen. “Di sisi lain, Food and Beverage (F & B)  juga menjadi daya tarik yang cukup kuat bagi pengunjung,” ujarnya.

Dampak prospek menggairahkan di pasar retail Surabaya, Sutandi memastikan akan ada investasi mall teranyar pada 2018 mendatang. Diantaranya Galaxy Mall (GM)  2, Tunjungan Plaza (TP)  6, dan khusus Ciputra World 2 pada 2019 nanti. “Kira-kira total mall di Surabaya sekitar 18, tahun depan akan segera terealisasi di GM 2  dan TP 6,” tutupnya.(lely)