Keyakinan Modal awal Bangun Usaha

97

Gresik,(bisnissurabaya.com) – Memulai usaha dapat dibilang  gampang-gampang susah. Namun bila mau menjalankan dan disertai doa, pasti diijabah. Ucapan itu pantas didapatkan pengusaha muda yang bernama Zainal Arifin. Pria kelahiran Gunungkidul  ini tak memandang sebelah mata soal berbisnis.

Tak akan pernah ada kata sukses tanpa kerja keras. Itulah kalimat yang dilontarkan pengusaha “Es Campur Sinar” usaha yang sedang digeluti saat ini. Pria kelahiran 1981 ini, menikmati kesuksesan yang dirintisnya di kota pudak, meski bukanya belum 1 tahun, tetapi hasilnya tampak menggiurkan.

Pada awalnya pria yang kerap disapa bangzay oleh teman-temannya ini doyan sekali es campur. Kemudian   ia mencicipi es campur ditempat yang lain. Kebiasaanya itu berlanjut saat bekerja di kota santri pada tahun 2014.

Kemudian  pada 2015 ia juga pernah mencicipi es campur ini di Jakarta.  Serta berkunjung ke  kota seluruh indonesia hanya untuk jajanan segar itu. Lalu  beberapa kali dia  mencoba untuk berwirausaha namun selalu gagal dan gagal. Seperti dari usaha pembenihan lele yang habis, ternak kambing dan sapi semua modal habis. Dari situlah kami bangkit untuk belajar lagi lewat sebuah komunitas.

“Kegagalan itu muncul karena, pertama  kami tidak mempunyai ilmu bisnisnya, kedua saya tidak memiliki mentor, dan ketiga saya belum mempunyai komunitas pada saat itu,” papar  pria yang memiliki 2 anak ini.

Sebelum mendirikan usahanya ini ia pernah bekerja di PT Miwon Indonesia Tbk,  PT Adiprima Suraprinta , dan terakhir dia bekerja di PT Sigmaglobal Internationa, BiocleanerIndonesia, dan Wastewaterindo.

“Saya itu merintis usaha sederhana dan unik berjualan es campur dengan konsep yang berbeda di Gresik, supaya berkembang dan bersinar dimana – mana,” kata bangzay kepada Bisnis Surabaya pekan lalu. Pria Lulusan S1 UMAHA ini mengaku mendirikan usaha ini tidaklah mudah. Banyak kendala yang  dialami yaitu, kekurangan dana untuk modal pengembangan usaha.

Dalam menjalankan usahanya, ia menawarkan banyak macam menu andalannya. Seperti  DEKAD dan KEREN, diantara 18 menu yang disediakan. DEKAD (degan muda plus susu AVocado ), salah satu menu yang banyak diminati konsumen. Tak perlu mengeluarkan uang yang banyak, hanya Rp 15.000.

Dengan modal sekitar Rp  5 juta ia bisa mengantongi Rp 20 sampai Rp 30 Juta per bulan. Kedepannya ia ingin usahanya dapat berkembang dimana-mana dan  ingin mengangkat nama kuliner khas Gresik lewat ES campur Sinar Gresiknya ini. (Wahyu Pamungkas)