Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, sekaligus sebagai ajang bergengsi tahunan, kampus iSTTS (Institus Sains Terapan dan Teknologi Surabaya) menggelar Miss Campus 2017 pekan lalu. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kegiatan yang rutin dilakukan sejak 2009 ini melalui proses penjurian lebih ketat. Dari 20 peserta yang lolos, diseleksi 10 kandidat calon Miss Campus yang selanjutnya ditraining oleh coach (pelatih) terpilih.

“Kita ingin mencari Miss Campus yang akan menjadi ikon bagi kampus kita, selain cantik, disiplin juga harus bertanggung jawab. Ikon seorang perempuan yang memiliki loyalitas tinggi, integritas juga cerdas,”terang Ellen Cellina Ardinata, selaku panitia Miss Campus 2017. Para peserta tampil anggun nan mempesona di atas catwalk. Tepuk riuh serta yel – yel dukungan para supporter makin semarakkan arena gedung auditorium.

“Tim supporter ini berdandan seheboh mungkin juga untuk memperebutkan hadiah sebesar Rp 10 juta loh,”ucap perempuan cantik ini. Sedangkan 10 finalis bersaing menjawab pertanyaan dari tiga orang juri, yang terdiri dari dosen jurusan desain, public speaking, dan salah satu model profesional. Meliputi tes kemampuan pengetahuan umum, kepribadian, juga cara presentasi.

“Seleksi awal dua minggu lalu dan final hari ini,”tambah Ellen. Puncak acara, gelar Miss Campus 2017 dianugerahkan kepada Devina Bella Tesyalonika, mahasiswi jurusan Desain Produk. Kategori lain yang juga diperebutkan adalah Miss Favorit, Best Talent, dan Miss Fotogenic.

Ke depan, pemenang Miss Campus akan berpartisipasi dalam ajang Miss Jatim, maupun Miss Campuss tingkat provinsi. “Pemenang mendapat beasiswa dari kampus juga hadiah dari sponsor. Untuk selanjutnya memang target kita mereka bisa ikut serta di ajang Miss yang lain di Jatim,” jelas Ellen. (lely)