Gado – gado Arjuna Pak Satumin, Legenda Kuliner Khas Surabaya

281

Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Gado-gado. Siapa tak kenal kuliner penuh serat ini. Menu campuran sayur segar, irisan lontong, kentang, tahu, tempe juga telor plus saus sambal kacang manis gurih tersebut sudah melegenda sejak dulu kala di Surabaya. Mulai dari gerobak pinggir jalan, sampai depot kenamaan.

Salah satu yang paling terkenal adalah Depot Gado-gado Arjuna Pak Satumin. Bila Anda melintas di Jalan Arjuna, Surabaya, sempatkan mampir ke Depot Gado-gado Arjuna Pak Satumin, sekitar 900 meter dari Pasar Kembang. Tepatnya, disebelah kiri jalan setelah pertigaan Jalan Kedunganyar. Depot ini sudah ada sejak 1970-an. Dirintis oleh Satumin dibantu istrinya, Soepik. Menu andalannya, gado-gado dengan rasa bumbu kacang yang khas.

Siraman bumbu kacang yang kental dan cokelat pekat begitu lezat di lidah. Rasanya yang pas membuat depot tidak pernah sepi. Apalagi, lokasinya strategis dan gampang dijangkau pengguna jalan. Depot buka mulai pukul 08.00 hingga pukul 18.00.

Dalam sehari Gado – gado Arjuna Pak Satumin yang dijual per saji seharga Rp 22.000 ini, bisa menghabiskan 10 -15 kilo gram gilingan bumbu kacang, 50 lontong, dan menyajikan sekitar 200-300 an porsi. Bagi pecinta kuliner khas Surabaya, jangan sampai melewatkan sensasi kenikmatan gado – gado ini, karena usai Magrib, sudah pasti ludes.

Racikan gado-gadonya sendiri terdiri dari lontong, selada, kecambah, timun, tahu, telur, kerupuk dan emping. Ada taburan bawang goreng di atas siraman bumbu kacang yang kental, cokelat pekat, sambal merah merekah.

Resep turun temurun Satumin diteruskan anaknya, Nanik, yang kini menjadi generasi kedua. Bumbu rahasia telah menjadi legenda Gado – gado Arjuna, karena diracik sejak tahun 1970-an tanpa sedikitpun merubah resep. Berawal dari gerobak keliling, lalu menjadi pedagang kaki lima, sampai akhirnya Satumin dan istri bisa memiliki bangunan depot permanen.

Kualitas rasa yang terjaga merupakan kunci eksistensi depot yang sudah berdiri selama seperempat abad ini. Hingga selain masyarakat umum, Gado-gado Arjuna Pak Satumin juga sudah menjadi langganan para pejabat.

“Resep khusus pasti ada, tidak bisa saya ceritakan. Itu rahasia dari bapak sejak mulai merintis usaha mulai dari gerobak pinggir jalan dulu. Bumbunya sudah menjadi tradisi,” kata Nanik.

Nanik tidak saja menyajikan menu gado-gado tetapi ada menu pilihan lain seperti nasi rawon, nasi campur, batagor, rujak cingur dan beragam minuman khas seperti dawet dan es kelapa muda yang mampu memberikan sensasi kesegaran.

“Dawet dan es kelapa muda sudah menjadi ikon minuman di sini,”ujarnya seraya tersenyum. (lely)