Pasuruan,(bisnissurabaya.com) – Warga Dusun Kebonsari dan Dusun Jurang Kecambah mendapat tambahan pasokan air bersih di tandon desa hingga 2,5 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Program pembangunan sarana air bersih berbasis masyarakat (PSABBM) terlahir dari kolaborasi PT Nestlé Indonesia dengan Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat Malang serta keterlibatan aktif masyarakat setempat. Program pembangunan sarana air bersih berbasis masyarakat diresmikan Asisten II Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Pasuruan H.M. Suharto, S.H., M.Si, Kepala Camat Puspo Sudiro S.Sos., M.M dan Direktur Legal and Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia Debora Tjandrakusuma di Balai Desa Jimbaran, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

PSABBM yang dimulai sejak Januari 2016 ini memberikan manfaat bagi 218 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Jurang Kecambah dan 284 KK di Dusun Kebonsari. Kini, warga bisa mendapatkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarganya tanpa harusngangsu atau berjalan jauh untuk mengambil air. Selain untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, sarana air bersih juga mendukung peningkatan kehidupan ekonomi masyarakat.

Sebanyak 78 persen mata pencaharian warga dari dua dusun tersebut adalah peternak yang memasok susu sapi segar untuk PT Nestlé Indonesia. Melalui PSABBM, masyarakat setempat juga membentuk Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (HIPPAM) Tirto Agung dan HIPPAM Tirto Joyo untuk mengelola keberlanjutan sarana air bersih yang telah dibangun.

“Kami di Nestlé memahami bagaimana air bersih memiliki peranan vital bagi kehidupan sehari-hari dan kesehatan masyarakat. Selama ini kami terus berkomitmen untuk menjaga ketersediaan dan keberlanjutan air bersih sebagai upaya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) nomor tiga tentang kehidupan sehat dan sejahtera serta nomor enam tentang air bersih dan sanitasi layak. Pembangunan fasilitas air bersih berbasis masyarakat ini juga sejalan dengan keyakinan kami bahwa agar sebuah perusahaan dapat sukses dalam jangka panjang, maka komunitas dan masyarakat di mana kami beroperasi juga harus makmur. Kami menyebutnya dengan Menciptakan Manfaat Bersama,” ujar Debora Tjandrakusuma, Director Legal and Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia.

Di Jawa Timur, selain di Pasuruan, program pembangunan sarana air bersih berbasis masyarakat dari Nestlé Indonesia juga dilakukan di daerah lain yaitu di Desa Pucangsari di Purwodadi, Desa Pujon Lor di Pujon, Desa Kemiri di Jabung, serta Desa Kedoyo di Tulungagung. (timothy/stv)